Workshop Penelitian Eksperimen Dalam Riset Akuntansi

Workshop Penelitian Eksperimen Dalam Riset Akuntansi

(Bangkalan, 2 Februari 2019)

 

Magister Akuntansi FEB UTM gelar Workshop Penelitian Eksperimen Dalam Riset Akuntansi. Kegiatan dimaksud sebagai sebuah upaya untuk melatih mahasiswa Magister Akuntansi melakukan riset akuntansi. Kegiatan diawali dengan penyampaian Evaluasi Akademik oleh Koordinator Prodi Magister Akuntansi FEB UTM yaitu Dr. Tarjo, CFE., CPA.  Dalam sambutannya menyampaikan bahwa seringkali mahasiswa Magister Akuntansi merasa kesulitan dalam menyelesaikan tesis, sehingga bisa menyebabkan masa studinya lebih lama dari dua tahun. Oleh karena itu Workshop Penelitian Eksperimen dilakukan sebagai upaya untuk membantu mahasiswa dalam menyelesaikan tesisnya.

Pentingnya peningkatan kompetensi mahasiswa Magister Akuntansi FEB UTM terutama di bidang riset serta demi mendorong percepatan masa tempuh studi membuat pihak prodi mengadakan Workshop Penelitian Eksperimen Dalam Riset Akuntansi. Workshop ini dilaksanakan pada hari Sabtu tanggal 2 Februari 2019 dengan Ibu Frida Fanani Rohma, S.Akun., M.Sc. sebagai pemateri dan dihadiri oleh sejumlah mahasiswa Magister Akuntansi FEB UTM. Beliau merupakan Peneliti Program WCU – Direktorat Penelitian UGM yang memang menggeluti metode penelitian eksperimen. Workshop ini secara khusus memiliki dua tujuan, yaitu (1) meningkatkan pengetahuan mahasiswa Magister Akuntansi FEB UTM terkait metode penelitian eksperimen, dan (2) memberikan alternatif atau opsi tambahan terkait metode penelitian yang bisa diimplementasikan oleh mahasiswa dalam menyusun tesis.

Dari segi muatan pengetahuan yang diberikan, Ibu Frida selaku pemateri tidak hanya memberikan pengetahuan terkait metode eksperimen secara teoretis namun juga praktis. Hal ini sangatlah penting mengingat metode penelitian tidak hanya berada pada tataran teori namun juga praktik seperti bagaimana cara mengembangkan instrumen, menganalisis data serta mengatasi galat atau eror pada data yang telah dianalisis. Pada sesi pertama beliau menjelaskan tentang hal-hal teoretis yang berkaitan dengan metode eksperimen seperti jenis eksperimen dan istilah-istilah khusus yang ada dalam metode tersebut. Mahasiswa turut aktif bertanya terkait hal-hal yang tidak mereka mengerti. Seusai sesi pertama Ibu Frida melanjutkan materi dengan memberikan contoh riil melalui artikel penelitian dari Choi, Newman dan Tafkov (2016) yang berjudul “A Marathon, a Series of Sprints, or Both? Tournament Horizon and Dynamic Task Complexity in Multi-Period Settings”.

Pada sesi kedua pemateri lebih mengarahkan peserta workshop, yaitu mahasiswa mengaplikasikan pengetahuan yang sudah didapatkan pada sesi pertama pada artikel yang diberikan. Melalui pemaparan tersebut mahasiswa mulai dapat membayangkan seperti apa metode eksperimen jika diaplikasikan pada riset. Selain itu, pemateri juga memberikan sebuah kasus eksperimen yang berasal dari masalah penelitian yang diambil dari artikel Luft et al. (2016). Mahasiswa kemudian dibagi kedalam beberapa kelompok yang beranggotakan masing-masing tiga orang untuk mengalisi kasus tersebut dan mengerjakan soal yang telah diberikan. Poin utama yang ingin ditekankan oleh pemateri yaitu Ibu Frida adalah poin utama dari penelitian eksperimen. Poin utama yang esensial tersebut merupakan instrumen penelitian, berupa kasus yang bertujuan untuk mengukur hubungan sebab-akibat yang tercermin dari perilaku (behavior) dari partisipan. Instrumen penelitian eksperimen sangat penting untuk diperhatikan karena menurut pemateri hal inilah yang “gampang-gampang susah” karena pengembangan instrumen tersebut harus dilakukan dengan hati-hati agar manipulasi yang dibuat bisa diinternalisasi dengan baik oleh partisipan eksperimen.

    

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *